Butuh Bantuan? Customer Service Inoxind siap melayani dan membantu Anda dengan sepenuh hati.
Beranda » » Kebutuhan Tempat Tidur Pasien

Kebutuhan Tempat Tidur Pasien

Ditulis pada: 15 May 2020 | Kategori:

Banyaknya pembangunan rumah sakit-rumah sakit di Indonesia saat ini berdampak kepada tingginya kebutuhan tempat tidur pasien. 

Sebagai catatan, jikat 1 rumah sakit kelas D saja diharuskan menyediakan tempat tidur pasien sebanyak 50 unit, sedangkan jumlah rumah sakit kelas tersebut tentu saja banyak tersebar di seluruh pelosok tanah air Indoneia. Berapa banyak kebutuhan tempat tidur pasien ? cukup banak bukan ?

Belum lagi rumah sakit kelas A-B dan C, yang jumlahnya lebih banyak lagi dari kelas D. Ribuna rumah sakit berbagai kelas tersebut sangat banyak.

Artinya, puluhan ribu tempat tidur pasien dibutuhkan untuk pemenuhan syarat berdirinya rumah sakit dimasing-masing kelasnya.

Nah saat ini apalagi di seluruh dunia termasuk Indonesia mengalami musibah mewabahnya virus corona yang dahsyat itu, maka semakin banyak kebutuhan tempat tidur pasien khususnya ranjang ICU.

Dengan musibah yang melanda hampir semua negeri tersebut, pemerintahpun tidak hanya memanfaatkan gedung-gedung tertentu seperti wisma atlit diubah menjadi sarana layanan kesehatan/pengobatan. Namun juga membangun rumah sakit baru sebagai tanggungjawab karena terus bertambahnya korban karena terjangkit wabah corona.

Maka, semakin bertambah gedung-gedung rumah sakit kan semakin banyak kebutuhan tempat tidur pasien sebagai bagian dari perlengkapan yang harus dipenuhi. 

 

Dibawah ini merupakan catatan

PERATURAN KEMENKES NOMOR 3 TAHUN 2020
TENTANG
KLASIFIKASI DAN PERIZINAN RUMAH SAKIT 

BAB III
KLASIFIKASI
Pasal 16
(1) Klasifikasi Rumah Sakit umum terdiri atas:
a. Rumah Sakit umum kelas A;
b. Rumah Sakit umum kelas B;
c. Rumah Sakit umum kelas C; dan
d. Rumah Sakit umum kelas D.
(2) Rumah Sakit umum kelas D sebagaimana dimaksud
pada ayat (1) huruf d terdiri atas:
a. Rumah Sakit umum kelas D; dan
b. Rumah Sakit kelas D pratama.
(3) Rumah Sakit kelas D pratama sebagaimana dimaksud
pada ayat (2) huruf b diselenggarakan sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pasal 17
(1) Rumah Sakit umum kelas A sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 16 ayat (1) huruf a merupakan Rumah Sakit
umum yang memiliki jumlah tempat tidur paling sedikit
250 (dua ratus lima puluh) buah.
(2) Rumah Sakit umum kelas B sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 16 ayat (1) huruf b merupakan Rumah Sakit
umum yang memiliki jumlah tempat tidur paling sedikit
200 (dua ratus) buah.
(3) Rumah Sakit umum kelas C sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 16 ayat (1) huruf c merupakan Rumah Sakit
umum yang memiliki jumlah tempat tidur paling sedikit
100 (seratus) buah.
(4) Rumah Sakit umum kelas D sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 16 ayat (1) huruf d merupakan Rumah Sakit
umum yang memiliki jumlah tempat tidur paling sedikit
50 (lima puluh) buah.

BAB III
KLASIFIKASI
Pasal 16
(1) Klasifikasi Rumah Sakit umum terdiri atas:
a. Rumah Sakit umum kelas A;
b. Rumah Sakit umum kelas B;
c. Rumah Sakit umum kelas C; dan
d. Rumah Sakit umum kelas D.
(2) Rumah Sakit umum kelas D sebagaimana dimaksud
pada ayat (1) huruf d terdiri atas:
a. Rumah Sakit umum kelas D; dan
b. Rumah Sakit kelas D pratama.
(3) Rumah Sakit kelas D pratama sebagaimana dimaksud
pada ayat (2) huruf b diselenggarakan sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pasal 17
(1) Rumah Sakit umum kelas A sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 16 ayat (1) huruf a merupakan Rumah Sakit
umum yang memiliki jumlah tempat tidur paling sedikit
250 (dua ratus lima puluh) buah.
(2) Rumah Sakit umum kelas B sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 16 ayat (1) huruf b merupakan Rumah Sakit
umum yang memiliki jumlah tempat tidur paling sedikit
200 (dua ratus) buah.
(3) Rumah Sakit umum kelas C sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 16 ayat (1) huruf c merupakan Rumah Sakit
umum yang memiliki jumlah tempat tidur paling sedikit
100 (seratus) buah.
(4) Rumah Sakit umum kelas D sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 16 ayat (1) huruf d merupakan Rumah Sakit
umum yang memiliki jumlah tempat tidur paling sedikit
50 (lima puluh) buah.

Sumber informasi :Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia

Dari berbagai macam kelas-kelas di rumah sakit tersebut, tentu ada penyesuaian kebutuhan tempat tidur yang berbeda-beda. Dan dari jumlah kebutuhan tersebut, menurut info untuk kelas-kelas tertentu masih banyak menggunakan produk-produk import yang mungkin memang belum tersedia disini.

Produk-produk alat kesehatan lokal masih sangat sedikit dibanding produk import, sehingga dengan demikian masih begitu banyak peluang para produsen lokal mempunya kesempatan untuk bersaing dengan cara meningkatkan mutu produk agar dapat berkembang dalam pemenuhan kebutuhan rumah sakit yang jumlahnya sangat banyak tersebut.

Kebutuhan Tempat Tidur Pasien | Inoxind Megah

Tags: Jual tempat tidur pasien murah, ranjang orang sakit, ranjang pasien, tempat tidur murah di Indonesia, tempat tidur orang sakit

Belum ada Komentar untuk Kebutuhan Tempat Tidur Pasien

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Alkes dan Custom

Tong sampah plastik hdpe

Tong sampah plastik 120ltr Ditulis pada: 5 June 2020

Ada 2 model tong sampah plastik roda 2, diantaranya ada yang menggunakan pedal dan tanpa pedal. Tong sampah yang kuat dan tahan cuaca, roda plastik tebal koko dan tahan lama. Rodanya mudah dipasang dan dibuka, memudahkan untuk di packing. Sedangkan... Baca selengkapnya »

Kebutuhan Tempat Tidur Pasien

berbagai ranjang pasien Ditulis pada: 15 May 2020

Banyaknya pembangunan rumah sakit-rumah sakit di Indonesia saat ini berdampak kepada tingginya kebutuhan tempat tidur pasien.  Sebagai catatan, jikat 1 rumah sakit kelas D saja diharuskan menyediakan tempat tidur pasien sebanyak 50 unit, sedangkan jumlah rumah sakit kelas tersebut tentu... Baca selengkapnya »

Virus Corona Yang Menggemparkan

Strecer isolasi corona Ditulis pada: 25 April 2020

 Virus corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) merupakan sebuah virus yang menyerang dan menyerang pada sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernapasan, infeksi paru-paru yang berat, hingga kematian. Virus begitu cepat menyebar... Baca selengkapnya »

Brankar isolasi

Strecer isolasi corona Ditulis pada: 28 March 2020

Tandu isolasi atau brankar isolasi, kantong isolasi pasien khusus digunakan untuk membawa dan mengangkut pasien penyakit infeksi pernapasan. Model ini di desain khusus untuk mencegah kontaminasi silang (biologis dan radiologis) antara pasien dan lingkungan di sekitarnya. Tandu untuk pasien yang... Baca selengkapnya »

Furniture Rumah Sakit

Lemari instrumen Ditulis pada: 18 January 2020

Furniture Rumah Sakit. Mebel atau furnitur adalah perlengkapan rumah yang mencakup semua barang seperti kursi, meja, dan lemari. Mebel berasal dari kata movable, yang artinya bisa bergerak. Pada zaman dahulu meja kursi dan lemari relatif mudah digerakkan dari batu besar, tembok, dan atap. Sedangkan kata furniture berasal dari... Baca selengkapnya »