Grease trap

Grease trap, saringan lemak stainless

Grease trap

Grease trap banyak digunakan di restaurant-restaurant, hotel, apartement, cafe dan sebagainya. Disetiap dapur tentu saja saringan lemak ini sangat diperlukan. Bisa dibayangkan kalau diarea cuci yang frekwensinya padat dengan kegiatan mencuci dengan tanpa grease trap. Ada beberapa type grease trap di pasaran sebenarnya. Diantaranya yang terbuat dari fiberglass, plastik dan seperti gambar disamping ini terbuat dari stainless steel. Produk ini harus tahan terhadap air. Karena setiap waktu terus dialiri air dengan bermacam cairan, maka material anti karat dan tahan panas sangat diutamakan. Bahan fiberglass dan plastik termasuk bagus, hanya saja pada tingkat panas tertentu harus disesuaikan.

Ukuran grease trap standard yang biasa dipesan untuk rumahan dan apartement sekitar 40x30x30cm. Adapaun ukuran-ukuran custom bisa saja jauh lebih besar dari yang standard dipakai dirumahan. Seperti di gedung-gedung perkantoran, tentu saja harus disesuaikan ukurannya yaitu diatas 50cm. Namun semua kembali kepada kebutuhan areanya. Sebanyak apa penggunaan dan jumlah air yang mengalir agar grease trap mampu menampung, menyaring aliran kotoran dari pencucian.

Dengan demikian, penggunaan grease trap yang benar sangat diperlukan agar tidak ada sendatan air cucian karena mampet pada saluran outlet dishwashing. Mengenai ukuran biasanya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Jika barang yang dicuci dalam jumlah massal seperti diarea tertentu, maka grease trap bisa berukuran diatas 100cm panjang, lebar dan tingginya.

Tempat sampah

Tempat sampah stainless kotak tutup swing

Tempat sampah kotak

Tempat sampah kotak

Tempat sampah kotak ini menggunakan material stainless SUS201. Dengan ukuran 40x60x80 ia tampak begitu besar jika ditempatkan didalam ruangan. Dengan ketebalan 0,8mm ia jadi terasa berat tentunya. Untuk jenis tong sampah stainless seperti ini sebenarnya pemesan bebas mendesain dengan ukuran yang diinginkan. Jadi tidak terbatas kepada sample atau ukuran yang ada. Bisa saja lebih kecil atau lebih besar dari ini.Ukuran yang lebih kecil memungkinkan untuk menambah tampilan tong sampah stainless menjadi lebih enak dipandang. pada body dapat ditempel cutting sticker atau etching logo perusahaan pemesan. Untuk logo perusahaan dengan bentuk dan warna yang beragam akan lebih baik jika menggunakan tehnik etching.karena lebih halus pada finishingnya.

Tiang pembatas antrian

Rope stand, pembatas antrian

Tianga pembatas antrian atau velvet

Tiang pembatas antrian stainless, atau velvet rope banyak digunakan untuk Bank, Restaurant, cafe dan perusahaan-perusahaan yang biasanya banyak pengunjung sebagai pengatur antrian. Sebagian ada yang menggunakan tali pita(ribbon), diantaranya Bank. Saat ini bahkan sudah dimodifikasi dengan tempat duduk. Dengan demikian para pengunjung sedikit lebih nyaman saat mengantri lama. Bentuk tiang antrian dengan tali beludru seperti ini sebanarnya banyak digunakan untuk event. Ada banyak pilihan warna sesuai keinginan sipengguna. Tiang antrian tali beludru paling banyak digunakan pada event menengah. Diantaranya sebagai pembatas untuk karpet merah dalam event-event eksklusif. Kesan mewah jadi begitu tampak pada event seperti itu.

Tiang antrian atau rope stand atau queue up stand, begitu banyak orang menyebutnya dengan berbagai macam, tidak semuanya dibuat di Indonesia. Bagian atas(Head)nya masih import, padahal kebutuhan akan tiang antrian terus meningkat. Ada dua jenis tiang antrian dengan tali pita/ribbon, diantaranya menggunakan head dengan bahan aluminium dan tiang antrian stainless. Kebutuhan akan tiang antrian terus meningkat seriring dengan pesatnya gedung-gedung perkantoran di Indonesia turut menunjang akan bertambahnya pesanan akan tiang antrian stainless.

Sudah sejak lama di Indonesia telah menggalakkan budaya antri khususnya di perusahaan-perusahaan yang banyak melayani pelanggan seperti bank dll. Sedangkan pesanan tiang antrian dengan head bahan aluminium tidak begitu menonjol saat ini, hal ini dikarena harga yang lebih tinggi dibanding bahan stainless. Atau juga mungkin hanya terbatas. Ditempat-tempat wisata contohnya, ia lebih banyak menggunakan tiang antrian dengan tali beludru. Headnya bisa bermaca-macam

Tiang antrian

Tiang antrian, atau rope stand yang satu ini menggunakan tali pita. Untuk melengkapinya biasanya terdapat sablonan logo perusahaan pada pitanya. Pembatas ini sering kita lihat di perusahaan-perusahaan seperti bank, restaurant, cafe dan tempat-tempat yang pengunjungnya banyak. Sehingga untuk mengatasinya yaitu dengan mengantri dengan dibatasi tiang antrian ini. Tiang antrian ini tidak begitu panjang, ia hanya sekitar 1,5 meter saja. Sehingga untuk mengatasi pengunjung yang panjang tentu saja membutuhkan banyak tiang ini. Untuk jenis tiang antrian dengan tali pita ini paling banyak digunakan oleh kantor-kantor Bank. Karena seperti kita tahu bahwa di Bank begitu banyak orang mengantri untuk transaksi keuangan. Karena sifatnya yang sangat pribadi, maka melayani customer satu-persatu sangatlah diutamakan.

Ada dua jenis material tiang antrian pada bagian head(kepala pilta)nya. Materialnya terbuat dari stainless dan aluminium, lain-lainnya sama saja pada bahan plastik dan benang nylon. Jenis tiang antrian seperti gambar diatas tidak menggunakan head yang terpisah. Mengenai bentuknya hanya dua inilah kalau tiang antrian tali pita. . Selain digunakan oleh perusahaan-perusahaan yang disebutkan diatas, event organizer termasuk pihak yang sering kali menggunakannya. Acara-acara yang diselenggarakan lebih condong bersifat massal atau banyak orang seperti Event live music, launching product, promosi, Wedding dan banyak lagi.